Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2017

Pengelolaan Kebun Entres Pada Tanaman Karet

Bagaimana proses pengelolaan kebun entres dilakukan? Pembangunan kebun entres bertujuan untuk mendapatkan klon karet yang berkualitas unggul. Ada tiga kategori dari klon unggul tersebut antara lain klon penghasil lateks, klon penghasil kayu, dan klon penghasil lateks-kayu. Pemilihannya nanti harus disesuaikan dengan tujuan utama membudidayakan tanaman karet. Apakah ingin memperoleh lateks, kayu, atau justru keduanya sekaligus. Tidak semua tempat bisa dijadikan sebagai lahan untuk pembangunan kebun entres. Terdapat beberapa persyaratan yang harus dipenuhi untuk menentukan layak tidaknya lahan tersebut menjadi kebun entres. Di antaranya yaitu memiliki permukaan yang datar dan tidak tergenangi air. Kalau pun miring, maka tingkat kemiringannya tidak boleh lebih dari 5 persen. Lahan yang miring wajib diberikan sistem drainase yang baik. Usahakan lokasi lahan tersebut berada di dekat jalan utama. Dan yang tak kalah penting ialah lahan mempunyai sifat fisik yang bagus. Setelah lahan dipers...

Teknik Penyemaian Biji Karet yang Benar

Bagaimana teknik penyemaian biji karet dilaksanakan? Proses pembibitan batang bawah tanaman karet dimulai dari menyemaikan atau mengecambahkan biji. Sumber biji karet yang dipakai harus bermutu baik untuk mendapatkan hasil berupa batang bawah yang kualitasnya bagus pula. Biji tersebut bisa Anda dapatkan dari perkebunan monoklonal yang usianya sudah mencapai 10-20 tahun. Klon yang dianjurkan antara lain GT 1, AVROS 2037, PB 260, serta RRIC 100. Sebelum diambil bijinya, kebun karet tersebut harus mendapatkan perlakuan khusus. Kurang lebih sebulan sebelum waktu jatuhnya buah karet, area bawah tanaman harus dibersihkan. Pastikan area tersebut bebas dari buah-buah karet lama yang sudah jatuh terlebih dahulu. Setelah itu, buah karet yang bijinya sudah ideal untuk disemai dikumpulkan setiap dua hari sekali. Adakalanya buah tersebut mengandung biji yang kopong dan tidak bernas sehingga tak bisa dikecambahkan. Itulah kenapa, biji-biji karet yang sudah terkumpul ini lantas diseleksi. Proses ...

Pengendalian Hama Rayap Pada Tanaman Karet

Bagaimana proses pengendalian hama rayap pada tanaman karet dilakukan? Tanaman karet (Hevea brasilliensis) merupakan tumbuhan yang hidup secara menahun. Satu siklus kehidupan tanaman ini, yang dihitung mulai dari penanaman bibit di lapangan sampai peremajaan, umumnya akan berlangsung selama 25 tahun. Oleh karena itu, pemilihan bibit tanaman harus dilakukan secara cermat agar tidak terjadi kekeliruan yang menimbulkan kerugian dalam jangka waktu yang panjang. Salah satu momok penyebab kegagalan dalam membudidayakan tanaman karet adalah hama. Hama dapat menyebabkan pertumbuhan tanaman melambat, tidak sanggup memproduksi getah lateks, hingga kematian tanaman tersebut secara tiba-tiba. Rayap termasuk hama yang paling berbahaya bagi tumbuhan karet. Hama ini biasanya menyerang tanaman karet yang berumur lebih dari setahun. Paling sering rayap muncul pada lahan penanaman baru bekas pembukaan hutan primer/sekunder. Serangan lebih banyak ditemukan pada tanaman muda saat musim hujan yang tidak...

Cara Perawatan Tanaman Karet Belum Menghasilkan

Bagaimana cara perawatan tanaman karet belum menghasilkan? Bibit-bibit karet yang telah selesai Anda tanam harus dirawat dengan baik. Tujuannya agar bibit karet tersebut tumbuh sempurna, normal , dan memiliki ketahanan yang tinggi terhadap penyakit. Sedangkan bibit karet yang jarang dirawat atau keliru dalam perawatannya biasanya akan tumbuh kurang maksimal dan tidak sesuai perencanaan. Paling tidak, ada enam hal yang harus diperhatikan dalam merawat tanaman karet yang belum menghasilkan. Di antaranya yaitu : Penyiangan Gulma-gulma yang tumbuh di sekitar bibit tanaman karet perlu disiangi setiap periode waktu tertentu. Tujuannya untuk efisiensi pemupukan dan mencegah timbulnya penyakit yang ditularkan gulma. Area di sekeliling tanaman sejauh 1 m harus dipastikan bersih dari gulma. Frekuensi penyiangan ini tergantung jumlah gulma yang tumbuh, biasanya antara 1-3 bulan sekali. Selain menyiangi gulma secara manual menggunakan arit, Anda juga bisa memanfaatkan herbisida. Penyian...

Cara Penanaman Bibit Karet di Lapangan

Bagaimana cara penanaman bibit karet di lapangan? Bibit karet yang akan dipindahkan penanamannya ke lapangan harus diseleksi terlebih dahulu untuk memilih berdasarkan kualitasnya. Kriteria-kriteria yang harus diperhatikan antara lain tingkat produktivitas harus tinggi, responsif terhadap stimulasi hasil, ketahanan dari serangan hama dan penyakit, serta kemampuan pemulihan luka kulit yang baik. Sedangkan persyaratan dari bibit karet dalam polybag yang harus dipenuhi agar layak ditanam di lapangan yaitu bibit memiliki minimal payung dua, mata okulasi bagus dan sudah mulai bertunas, akar tunggang tumbuh dengan baik dan memiliki akar lateral, serta bibit bebas dari penyakit terutama jamur akar putih. Pemancangan Titik-titik Penanaman Proses penanaman bibit karet di lapangan dimulai dengan menentukan jarak tanamnya terlebih dahulu. Kebanyakan petani saat ini menanam bibit karet dengan tingkat kerapatan yang berkisar antara 500-600 pohon/hektar. Jadi jarak tanam pohon karet yang diaplikas...

Cara Pemangkasan Tanaman Karet

Bagaimana cara pemangkasan tanaman karet dilaksanakan? Pohon karet rawan sekali mengalami kerusakan akibat hembusan angin kencang. Hal ini dikarenakan tanaman karet mempunyai tingkat kelenturan yang rendah. Itulah kenapa bagian cabang dan ranting karet gampang patah jika diterjang angin dengan intensitas yang tinggi. Berbagai metode pun dilakukan guna meminimalisir kerusakan pohon karet akibat angin. Misalnya seperti memilih klon yang cukup tahan terhadap angin serta menanam tumbuhan pemecah angin di perkebunan. Rekayasa juga bisa dikerjakan untuk menanggulangi masalah ini. Salah satunya yaitu memodifikasi tanaman karet sedemikian rupa agar lebih lentur dan tidak mudah patah. Pemangkasan tanaman karet merupakan cara yang paling efektif untuk melakukan modifikasi ini. Bahkan sudah banyak perusahaan asing yang menerapkan kebijakan pemangkasan pohon karet secara berkala untuk menjaga tingkat kerapatan tanaman di lahan sehingga tetap pada kisaran yang ekonomis. Pemangkasan tajuk berpenga...

Metode Seleksi Pemilihan Biji Karet

Bagaimana metode seleksi pemilihan biji karet dilakukan? Bibit tanaman karet yang baik umumnya dibuat menggunakan teknik okulasi. Sebagai batang bawahnya digunakan tanaman yang tumbuh secara generatif melalui biji karena mempunyai sistem perakaran yang kuat. Sebisa mungkin pakailah biji karet yang berasal dari klon unggul seperti GT 1, PR 228, PR 300, AVROS 2037, dan LCB 1320. Biji yang akan ditumbuhkan menjadi tanaman sebaiknya diambil dari pohon yang sudah berusia di atas 10 tahun sehingga tingkat tumbuh (viabilitas) biji tersebut lebih tinggi. Tidak semua biji karet yang telah kita kumpulkan dari lahan bisa digunakan sebagai benih yang baik untuk membuat batang bawah. Biji-biji tersebut harus diseleksi terlebih dahulu berdasarkan beberapa faktor tertentu sehingga terpilih biji karet yang memang layak untuk dibudidayakan. Oleh karena itu, pengumpulan biji-biji karet ini harus ditempatkan dalam wadah yang terpisah menurut jenis klonnya. Kemudian barulah dilakukan pengujian untuk m...