Bagaimana metode seleksi pemilihan biji karet dilakukan? Bibit tanaman karet yang baik umumnya dibuat menggunakan teknik okulasi. Sebagai batang bawahnya digunakan tanaman yang tumbuh secara generatif melalui biji karena mempunyai sistem perakaran yang kuat. Sebisa mungkin pakailah biji karet yang berasal dari klon unggul seperti GT 1, PR 228, PR 300, AVROS 2037, dan LCB 1320. Biji yang akan ditumbuhkan menjadi tanaman sebaiknya diambil dari pohon yang sudah berusia di atas 10 tahun sehingga tingkat tumbuh (viabilitas) biji tersebut lebih tinggi.
Tidak semua biji karet yang telah kita kumpulkan dari lahan bisa digunakan sebagai benih yang baik untuk membuat batang bawah. Biji-biji tersebut harus diseleksi terlebih dahulu berdasarkan beberapa faktor tertentu sehingga terpilih biji karet yang memang layak untuk dibudidayakan. Oleh karena itu, pengumpulan biji-biji karet ini harus ditempatkan dalam wadah yang terpisah menurut jenis klonnya. Kemudian barulah dilakukan pengujian untuk mengetahui kesegaran, warna belahan, ukuran, posisi saat direndam, dan daya lenting biji karet tersebut.
Di bawah metode-metode yang dapat dilakukan dalam melaksanakan penyeleksian kualitas biji karet!
Ukuran

Biji karet yang mempunyai daya kecambah paling baik menurut ukurannya ialah biji yang berukuran sedang. Anda bisa memperhatikan tabel di atas untuk mengetahui kriteria biji karet yang berukuran sedang. Sedangkan kemampuan berkecambah biji karet yang berukuran besar juga lebih baik daripada biji karet yang berukuran kecil. Biji karet yang ukurannya paling kecil tidak perlu dikecambahkan karena kemampuannya rendah sekali. Kalau pun berhasil berkecambah, nantinya biji tersebut akan tumbuh menjadi tanaman yang kerdil.
Kesegaran
Biji karet yang akan dikecambahkan dipilih yang masih segar baru jatuh dari pohon atau maksimal 4 hari setelah jatuh. Pengamatan bisa dilakukan dengan membelah biji karet dan memperhatikan warna daging bijinya. Lapisan daging biji (endosperma) yang berwarna putih sampai kekuningan menandakan kalau biji layak dikecambahkan. Sedangkan bila warna daging biji hitam maka tidak bagus untuk dikecambahkan karena kemampuannya sangat rendah.
Berikut ini kriteria biji karet menurut warna daging bijinya :
- Putih artinya sangat baik
- Kekuningan artinya baik
- Kekuningan kehijauan artinya cukup baik
- Kekuningan berminyak artinya jelek
- Kekuningan gelap artinya rusak
- Kecokelatan kehitaman artinya busuk

Perendaman
Metode perendaman juga dapat dilakukan untuk mengetahui baik buruknya kualitas biji karet. Caranya cukup dengan memasukkan biji karet ke dalam air lalu memperhatikan posisinya di air. Biji karet yang memiliki 2/3 bagiannya tenggelam di air berarti layak untuk dikecambahkan. Sedangkan biji karet yang mengambang di permukaan air tidak bagus untuk dikecambahkan.
Cangkang
Tingkat kesegaran biji karet juga bisa diketahui melalui pengamatan terhadap permukaan kulit luarnya. Biji karet yang mempunyai permukaan yang mengkilap dengan alur warna yang terlihat jelas tandanya berkualitas bagus. Biji ini sangat bagus untuk dikecambahkan sebab akan tumbuh menjadi bibit yang unggul. Agar lebih efektif, pengujian terhadap rupa cangkang biji karet ini dapat dilaksanakan dengan sistem sampel. Ambil beberapa biji karet untuk diamati menggunakan mata telanjang. Bila prosentase biji yang memiliki permukaan mengkilap dan alur warna yang jelas lebih dari 80 persen artinya kumpulan biji karet tadi layak untuk dikecambahkan.
Komentar
Posting Komentar