Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2017

Penyakit-penyakit Daun Tanaman Karet

Paling tidak terdapat empat penyakit utama yang diketahui sering menyerang tanaman karet, antara lain : Penyakit 1. Phytophthora Penyakit ini disebabkan oleh cendawan Phytophthora botriosa atau Phytophthora palmivora. Kedua cendawan tersebut mempunyai spora di bagian pucuknya. Penularannya melalui spora yang ditium angin serta air hujan. Bahkan spora-spora tadi bisa bertahan hidup di bawah tanah dan daun yang telah gugur. Penyakit Phytophthora akan semakin menjadi-jadi pada musim penghujan. Walaupun Phytophthora merupakan penyakit daun tanaman karet, tetapi gejala awalnya jusru tampak dari buah karet yang menghitam hingga membusuk. Dari bagian yang telah terjangkit ini, selanjutnya penyakit Phytophthora akan menyebar/meluas ke bagian daun lain sampai tangkai tanaman. Alhasil tangkai tersebut akan jatuh berguguran meskipun kondisi daunnya masih hijau segar. Tanda lainnya yaitu terdapat bercak hitam di tangkai tersebut. Hindari menanam klon yang peka terhadap penyakit Phytophthora a...

3 Penyakit Tanaman Karet Pada Bidang Sadap

Ada pula penyakit yang menyerang bidang sadap tanaman karet. Penyakit ini pada umumnya disebabkan oleh cendawan dan mikroorganisme. Kesalahan pada perlakuan bidang sedap disinyalir menjadi pemicu kenapa penyakit-penyakit ini bisa muncul. Akibat yang ditimbulkan bermacam-macam mulai dari tingkat produktivitas karet dalam menghasilkan getah menurun hingga bidang sadap tersebut benar-benar mengering. Berikut ini beberapa di antaranya : PENYAKIT KANKER GARIS Penyakit kanker garis disebabkan oleh cendawan Phytophthora palmivora yang menginfeksi sehingga menimbulkan kerusakan pada bidang sadap lama berupa benjolan dan cekungan. Hal tersebut mengakibatkan proses penyadapan berikutnya menjadi lebih sulit dikerjakan. Perkebunan karet yang memiliki kelembaban tinggi serta bidang sedap yang letaknya dekat dengan tanah sangat berisiko terkena penyakit ini. Serangan penyakit kanker garis memiliki gejala awal yaitu muncul selaput tipis putih yang menutupi alur sadap. Apabila selaput tersebu...

3 Penyakit Batang Pohon Karet yang Berbahaya

Apakah penyakit-penyakit yang dapat menyerang batang pohon karet? Tanaman karet yang Anda pelihara tidak bisa terlepas dari penyakit yang sewaktu-waktu dapat menyerangnya. Serangan dari penyakit ini akan menimbulkan dampak yang berbeda-beda. Misalnya kesehatan tanaman menjadi terganggu, pertumbuhan tanaman terhambat, tingkat produktivitasnya menurun, hingga kematian. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mewaspadai gejala-gejala awal yang ditunjukkan serangan penyakit. Terdapat beraneka ragam penyakit yang diketahui menyerang tanaman karet . Bagian tanaman yang dikenai serangan tersebut pun bermacam-macam bukan hanya akarnya saja. Penyakit ini dapat menjangkiti batang, bidang sadap, daun, dan buah karet. Khusus penyakit yang menyerang batang tumbuhan karet bisa menimbulkan imbas yang sangat serius yakni pohon mati akibat membusuk. Penyakit lainnya yaitu penyakit jamur upas serta penyakit kanker bercak. Penyakit Busuk Pangkal Batang Penyakit busuk pangkal batang pada tanaman kare...

Penyakit yang Menyerang Akar Tanaman Karet

Apakah penyakit yang dapat menyerang akar tanaman karet? Pohon karet adalah salah satu tanaman yang sering dibudidayakan oleh para petani di Indonesia. Bahkan negara kita termasuk pemasok getah karet terbesar di dunia. Perkebunan karet di Indonesia terbentang mulai dari Pulau Sumatera, Pulau Kalimantan, Pulau Sulawesi, hingga Pulau Papua. Banyak petani yang membudidayakan karet karena harga getahnya terhitung cukup stabil. Tanaman karet pun tidak terlepas dari serangan penyakit yang dapat mengakibatkan produktivitasnya menurun hingga kematian. Dampak yang ditimbulkan oleh serangan penyakit bahkan diklaim lebih besar daripada serangan hama . Begitu pula dalam penanggulangannya jauh lebih sulit dan memakan biaya yang lebih banyak sebab perlu dilakukan secara terus-menerus. Penyakit pada tanaman karet sebagian besar disebabkan oleh cendawan, bakteri, dan virus. Akar tanaman karet tidak luput dari serangan penyakit. Setidaknya terdapat dua penyakit yang mengancam sistem perakaran tumbuh...

7 Hama Paling Berbahaya Pada Tanaman Karet

Apakah hama-hama yang menyerang tanaman karet? Banyak sekali para petani yang memilih bercocok tanam pohon karet karena tergiur dengan potensi hasilnya. Meskipun pada awalnya dibutuhkan biaya tidak sedikit serta perawatan maksimal setiap hari, tetapi kalau pohon tersebut sudah menghasilkan getah, pemiliknya tinggal merasakan panen terus-menerus. Dengan pengelolaan yang tepat, sudah pasti bertani tanaman karet bisa menjadi mata pencaharian yang sangat menjanjikan. Tetapi sama seperti tanaman-tanaman perkebunan lainnya, tanaman karet pun tidak luput dengan serangan hama. Ada berbagai macam jenis hama yang suka menggerogoti tanaman karet mulai dari bagian akar, batang, daun, biji, sampai buahnya. Serangan hama ini harus segera ditangani dengan baik supaya dampaknya tidak semakin meluas sehingga pohon karet milik Anda dapat tumbuh optimal dan memiliki tingkat produktivitas yang tinggi. Setidaknya terdapat tujuh hama yang tercatat kerap melakukan penyerangan pada tanaman karet, antara l...

3 Hasil Olahan Tanaman Karet yang Utama

Apa sajakah hasil olahan tanaman karet? Pohon karet pada dasarnya dibudidayakan untuk diambil getah yang terkandung di dalam batangnya. Getah karet atau lateks ini diambil melalui proses penyadapan. Penyadapan dilakukan dengan membuka pembuluh lateks supaya getah/lateks yang terkandung di dalamnya dapat mengalir keluar. Caranya yaitu mengikis kulit batang tanaman karet dengan kedalaman tertentu yang arahnya tegak lurus dengan pembuluh lateks tersebut. Kualitas lateks yang diperoleh sangat dipengaruhi oleh penangannya mulai dari proses penyadapan hingga proses pengolahannya. Standar untuk menilai mutunya dinyatakan dalam DRC (Dry Rubber Contain) atau KKK (Kadar Kering Karet). Semakin tinggi nilai DRC atau KKK yang dimiliki oleh suatu lateks, artinya kualitas bahan olah karet tersebut semakin bagus pula. Untuk mencapai kualitas yang paling maksimal, terdapat lima faktor yang wajib diperhatikan dalam menangani bahan olah karet yaitu : Penggunaan bahan-bahan pembeku yang benar denga...

Penyakit Kering Alur Sadap Pada Tanaman Karet

Apakah penyakit alur sadap pada tanaman karet itu? Apakah sama dengan penyakit neokrosis kulit? Apa sih faktor-faktor yang dapat menyebabkan timbulnya penyakit yang satu ini? Bagaimana gejala-gejala awal serangannya? Seberapa bahayakah serangan yang ditimbulkannya? Bagaimana pula langkah-langkah yang dapat ditempuh untuk menanggulangi penyakit kering alur tersebut? Berikut ini jawaban-jawaban selengkapnya khusus buat Anda. Penyakit alur sadap disebut pula penyakit neokrosis kulit (bark necrosis). Penyebab utama dari penyakit ini ialah jamur Fusarium sp dan Botrydiplodia sp. Kedua jamur tersebut akan mengakibatkan kerusakan parah di lapisan kulit pada bidang sadap hingga menimbulkan pengeringan getah. Jika sudah parah, penyakit ini akan menyebar ke semua bagian kulit batang pohon karet dari kaki gajah hingga ke percabangan. Serangan kemudian akan diikuti oleh hama penggerek yang bakal mempercepat kematian tanaman karet seperti Xyleborus mascarensis, Platypus cupulatus, dan jamur Ustul...