Bagaimana cara pemangkasan tanaman karet dilaksanakan? Pohon karet rawan sekali mengalami kerusakan akibat hembusan angin kencang. Hal ini dikarenakan tanaman karet mempunyai tingkat kelenturan yang rendah. Itulah kenapa bagian cabang dan ranting karet gampang patah jika diterjang angin dengan intensitas yang tinggi. Berbagai metode pun dilakukan guna meminimalisir kerusakan pohon karet akibat angin. Misalnya seperti memilih klon yang cukup tahan terhadap angin serta menanam tumbuhan pemecah angin di perkebunan.
Rekayasa juga bisa dikerjakan untuk menanggulangi masalah ini. Salah satunya yaitu memodifikasi tanaman karet sedemikian rupa agar lebih lentur dan tidak mudah patah. Pemangkasan tanaman karet merupakan cara yang paling efektif untuk melakukan modifikasi ini. Bahkan sudah banyak perusahaan asing yang menerapkan kebijakan pemangkasan pohon karet secara berkala untuk menjaga tingkat kerapatan tanaman di lahan sehingga tetap pada kisaran yang ekonomis. Pemangkasan tajuk berpengaruh terhadap tingkat pertumbuhan dan produktivitas karet.
Pada umumnya, proses pemangkasan tanaman karet dilaksanakan sebanyak dua kali yakni pada saat fase TBM (tanaman Belum Menghasilkan) dan fase TM (Tanaman Menghasilkan). Pemangkasan ketika fase TBM dilakukan ketikan tanaman karet berumur 3-4 tahun, tingginya 4,5-5 m, atau memiliki dua karangan daun dari atas. Pemangkasan tersebut akan mendorong tanaman membentuk banyak cabang sehingga volume daun dan luas permukaan fotosintesis pun meningkat. Tanaman karet yang mendapatkan pemangkasan pada fase TBM juga menunjukkan lilit batang 42-43 cm dengan ketebalan kulit sekitar 6,3-6,4 mm pada usia 4 tahun.

Upaya induksi percabangan tanaman karet juga dapat ditempuh dengan melakukan pemangkasan daun, penyanggulan tanaman, dan pemenggalan batang.
- Pemangkasan Daun
Untuk dapat memangkas daun tanaman karet, potonglah tangkai daun yang terletak pada bagian payung paling atas, lalu sisakan tangkai daun sebanyak 3-4 lembar di posisi paling ujungnya. Waktu yang paling tepat untuk memangkas daun adalah saat payung daun teratas masih berwarna kuning kemerahan sampai hijau muda. Penghitungannya dimulai dari ketinggian 2,8 m di atas pertautan batang okulasi.
- Penyanggulan Tanaman
Penyanggulan tanaman dilaksanakan dengan mengikat ke atas bagian daun paling atas tanaman karet sehingga seolah-olah membentuk sanggul. Ini merupakan salah satu teknik perlakuan untuk mengelola percabangan TBM karet. Adapun fungsi utamanya ialah merangsang pertumbuhan cabang dan daun , menekan pertumbuhan cabang ke arah atas, serta meningkatkan pertumbuhan lilit batang.
- Pemenggalan Batang
Tahap ini dilakukan pada ketinggian tanaman karet sekitar 2,8-3 m dengan posisi kurang lebih 5 cm di atas mahkota daun yang paling atas. Waktu yang paling tepat untuk memenggal batang pohon karet yakni saat musim penghujan dan menggunakan gunting pangkas yang tajam. Setelah cabang yang diharapkan dari pemenggalan ini berhasil terbentuk, maka selanjutnya dilakukan penunasan ringan pada cabang tersebut sehingga tajuk tanaman pun menjadi lebih seimbang.
Komentar
Posting Komentar