Langsung ke konten utama

Penyakit Kering Alur Sadap Pada Tanaman Karet

Apakah penyakit alur sadap pada tanaman karet itu? Apakah sama dengan penyakit neokrosis kulit? Apa sih faktor-faktor yang dapat menyebabkan timbulnya penyakit yang satu ini? Bagaimana gejala-gejala awal serangannya? Seberapa bahayakah serangan yang ditimbulkannya? Bagaimana pula langkah-langkah yang dapat ditempuh untuk menanggulangi penyakit kering alur tersebut? Berikut ini jawaban-jawaban selengkapnya khusus buat Anda.

Penyakit alur sadap disebut pula penyakit neokrosis kulit (bark necrosis). Penyebab utama dari penyakit ini ialah jamur Fusarium sp dan Botrydiplodia sp. Kedua jamur tersebut akan mengakibatkan kerusakan parah di lapisan kulit pada bidang sadap hingga menimbulkan pengeringan getah. Jika sudah parah, penyakit ini akan menyebar ke semua bagian kulit batang pohon karet dari kaki gajah hingga ke percabangan. Serangan kemudian akan diikuti oleh hama penggerek yang bakal mempercepat kematian tanaman karet seperti Xyleborus mascarensis, Platypus cupulatus, dan jamur Ustulina.

penyakit-kering-alur-sadap.jpg

Gejala

Penyakit kering alur biasanya menyerang tanaman menghasilkan (TM) yang telah disadap. Tanda awal dari serangan penyakit ini yaitu munculnya bercak-bercak berwarna kecokelatan menyerupai memar di lapisan permukaan kulit tanaman. Selanjutnya penyakit akan terus mengalami perkembangan sampai masuk ke lapisan kulit bagian dalam. Jika sudah terlalu parah, penyakit neokrosis kulit ini bahkan dapat merusak lapisan kambium serta lapisan kayu.

Akibat dari serangan-serangan tersebut yang pasti lapisan kulit tanaman akan menjadi pecah dan mengalami pendarahan karena pecahnya pembuluh lateks. Sedangkan kerusakan pada lapisan kambium menyebabkan pertumbuhan kulit pulihan tidak merata. Hal ini lantas berdampak pada terganggunya penyadapan ulang berikutnya. Risiko yang paling besar adalah tanaman tersebut tidak bisa disadap lagi karena mati atau tumbang. Kerugian yang bakal dialami pun sangat besar.

Penyebab

Penyakit bar necrosis dapat berkembang di sepanjang tahun. Tetapi waktu yang paling berbahaya yaitu saat perubahan musim kemarau ke musim hujan, terutama ketika terjadi hujan kecil maka serangannya bisa naik. Kebanyakan tanaman yang diserang adalah tanaman menghasilkan yang sudah disadap. Selain itu, penggunaan stimulan etefon pada tanaman karet ketika kondisinya lemah juga dapat memicu serangan penyakit. Untuk mengantisipasinya, Anda bisa mengikuti panduan penyadapan yang tepat serta memberikan pemupukan yang memadai agar daya tahan tanaman karet terhadap penyakit ini bisa terjaga.

Penanggulangan

Ada sejumlah metode efektif yang dapat ditempuh untuk menanggulangi penyakit kering alur sadap, di antaranya :

  1. Pemantauan kondisi setiap tanaman karet dari pohon ke pohon dalam periode waktu tertentu. Tujuannya adalah mengetahui keadaan tanaman secara pasti, memastikannya tidak ada gejala serangan penyakit, serta memberikan pengobatan yang perlu. Langkah ini perlu difokuskan untuk blok yang pernah terjangkit penyakit neokrosis kulit.
  2. Tanaman karet yang telah terjangkiti oleh penyakit ini wajib diberikan pengobatan secara efektif dan efisien. Pengobatan bisa memanfaatkan Difolatan 4F dengan dosis 2% atau Calixin RM. Caranya yaitu keroklah terlebih dahulu lapisan luar tanaman yang terserang penyakit secara tipis. Lalu masukkan fungisida yang sudah dilumatkan ini ke bagian kulit yang sakit. Hati-hati saat melakukan pengerokan agar jangan sampai merusak lapisan kambium.
  3. Sering kali ditemukan serangan penyakit BN ini diikuti oleh serangan hama penggerek yang mewabah luas. Jika penyakit diikuti oleh serangan-serangan dari penggerek, maka hama penggereknya pun harus diberantas total. Anda bisa mengendalikan hama penggerek tersebut dengan penyemprotan lubang terowongannya menggunakan Diieldrin 20 EC 2% atau insektisida lain yang memiliki tingkat residu yang lebih lama.
  4. Penanggulangan terhadap penyakit kering alur sadap pada tanaman karet juga bisa dilakukan dengan menurunkan tingkat intensitas penyadapan getah karet. Bila perlu, hentikan pula pemberian stimulan etefon pada pohon-pohon karet yang sedang menderita penyakit ini.

Komentar