Langsung ke konten utama

Postingan

Mengenal Penyakit Mouldy Rot Pada Tanaman Karet

Penyakit mouldy rot pada tanaman karet disebabkan oleh jamur Ceratocystis fimbriata. Jamur ini diketahui juga menyerang tanaman tahunan dan perenial seperti kopi, mangga, dan kentang. Jamur ini bisa menyebabkan kerusakan pada bidang sadap. Dampak dari serangannya yaitu daerah bidang sadap menjadi bergelombang sehingga menyulitkan proses penyadapan berikutnya. Ini untuk serangan ringan. Sedangkan pada serangan tingkat berat, dampaknya adalah terjadinya kerusakan total pada bidang sadap tersebut. Perkebunan karet yang kondisinya lembab rentan terkena serangan jamur. Tanaman karet yang terserang penyakit mouldy rot akan mengeluarkan selaput tipis berwarna putih di bidang sadap berdekatan dengan alur sadap. Seiring dengan meningkatnya serangan jamur, selaput tipis ini akan berkembang menjadi seperti beludru. Warnanya pun berubah dari putih menjadi keabu-abuan. Jika selaput ini dikerok, tampak bintik berwarna cokelat atau hitam. Faktanya adalah spora yang dihasilkan oleh jamur Ceratoc...

Penyakit Gugur Daun Corynespora pada Tanaman Karet

Penyakit gugur daun corynespora merupakan salah satu penyakit yang menyerang tanaman karet. Penyakit ini disebabkan oleh Corynespora cassiicola. Serangannya terjadi pada daun yang kondisinya masih muda hingga tua. Gejala awal serangannya dimulai dari kemunculan bercak-bercak berwarna cokelat yang selanjutnya berkembang menjadi guratan menyerupai bentuk tulang ikan. Seiring berjalannya waktu, bercak tersebut akan meluas sejajar dengan urat daun dan tidak teratur. Lantas daun yang terserang pun menguning dan gugur. Pada umumnya, serangan penyakit corynespora diawali dari daun-daun yang masih muda. Hal ini ditandai dari gejala awal berupa munculnya bercak cokelat kehitaman pada bagian urat atau tulang daun. Biasanya gejala ini akan tampak jelas setelah daun berubah warna menjadi hijau muda atau hijau tua. Kemudian gejala tersebut akan berkembang mengikuti alur tulang atau urat daun yang meluas ke bagian lainnya. Akibatnya bentuk bercak ini pun sekilas terlihat menyerupai tulang ikan. ...

Mengenal Penyakit Jamur Akar Putih Tanaman Karet

Penyakit jamur akar putih memiliki kemampuan membentuk tubuhnya menyerupai kipas tebal dengan permukaan atasnya yang berwarna cokelat kekuning-kuningan cenderung pucat dan permukaan bagian bawahnya berwarna cokelat kemerah-merahan. Jamur ini mempunyai struktur serat dengan ketebalan antara 2,8-4,5 µm, tepinya agak tipis dan berwarna kuning keputih-putihan. Jamur akar putih juga memiliki sifat agak berkayu dengan pertumbuhannya sesuai sekat yang tebal. Jamur lignosus (Rigidoporus microporus) penyebab penyakit jamur akar putih adalah jamur yang bersifat parasit fakultatif. Jadi pada awalnya jamur ini hidup secara saprofit, kemudian lama-kelamaan berubah menjadi parasit. Jamur ini tidak bisa hidup tanpa makanan memadai di sekitarnya. Apabila jamur ini belum menemukan tanaman yang menjadi inangnya, jamur tersebut akan bertahan hidup di sisa-sisa tanggul tanaman. Perkembangan jamur akar putih dipengaruhi oleh kondisi tanah yang gembur, memiliki pH yang netral, dan suhu lebih dari...

Penyakit Jamur Akar Merah Pada Tanaman Karet

Ada beberapa penyakit yang dapat menyerang tanaman karet. Salah satunya adalah penyakit jamur akar merah. Serangan penyakit ini mampu mengakibatkan lebih dari 20 persen tanaman mati sehingga menjadi penyakit yang penting di perkebunan karet. Penyebabnya sendiri ialah Ganoderma philippii . Umumnya, penyakit jamur akar merah menyerang tanaman-tanaman karet yang telah berusia dewasa hingga tua. Penyakit jamur akar merah dapat membentuk rumpang-rumpang yang luas. Perkembangan penyakitnya membutuhkan waktu yang sangat lama. Hal ini mengakibatkan gejala-gejala awal serangan Ganoderma philippii baru terlihat setelah bertahun-tahun kemudian. Para petani biasanya mencegah penyakit ini menyerang tanaman karet miliknya dengan membersihkan semua tanggul dan sisa-sisa akar tanaman secara tuntas. Gejala Awal Tanaman karet yang terserang penyakit jamur akar merah ditandai oleh bagian akar tanaman karet yang sakit tertutupi selaput miselium yang berwarna merah. Jika diperhatikan dengan bai...

Cara Mencegah Penyakit Embun Tepung pada Karet

Penyakit embun tepung pada tanaman karet umumnya terjadi pada waktu musim penunasan. Ketika daun-daun muda baru saja tumbuh lantas penyakit ini menyerang. Tandanya yaitu ada semacam lapisan tepung putih di bagian atas permukaan daun sehingga mengakibatkannya mengalami malformasi yakni daun tersebut mengering tetapi tidak gugur. Adapun kumpulan tepung putih pada daun tadi sebenarnya adalah jamur Oidium tingitanium. Faktor-faktor yang memicu timbulnya penyakit embun tepung antara lain varietas yang rentan, adanya sumber patogen di area perkebunan, dan lingkungan yang lembab ketika musim kemarau. Suhu panas yang disusul oleh hujan lebat juga bisa membantu perkecambahan konidia jamur yang ada di atas permukaan daun. Kemudian penetrasi jamur akan terjadi selang beberapa jam setelah perkecambahan konidia ini berlangsung. Pengendalian penyakit embun tepung yang paling efektif dilakukan saat menjelang masa bertunas. Kemudian pengendalian tersebut diulang kembali saat daun muda. Bahan...

Penyebab Penyakit Embun Tepung dan Pengendaliannya

Penyakit embun tepung yang menyerang tanaman karet disebabkan oleh Oidium haveae Stein. Oleh sebab itu, penyakit ini sering pula disebut penyakit oidium. Oidium haveae Stein adalah jamur yang memiliki miselium yang tidak berwarna dan menjalar pada permukaan epidermis. Miselium tersebut membentuk haustorium yang menembus epidermis serta menghisap makanan dari sel-sel jaringan yang ada di bawahnya. Miselium pada Oidium haveae Stein ini membentuk konidofor (pendukung konidium) yang berbeda dibandingkan dengan oidium pada umumnya. Oidium haveae hanya memiliki satu konidium di setiap konidofor dan jarang-jarang. Konidium tersebut berbentuk menyerupai tong (ellipsoid), berukuran 28-42 x 14-23 µm, tidak mempunyai warna, dan terdapat beberapa vakuola besar di dalamnya. Spora atau konidium jamur Oidium haveae cepat disebarluaskan oleh angin. Apalagi jika spora yang jumlahnya sangat banyak tersebut tumbuh di musim kemarau saat kondisinya kering. Proses penyebaran spora biasanya berlangsu...

Mengenal Penyakit Embun Tepung Pada Tanaman Karet

Kasus tanaman yang terserang penyakit embun tepung di Indonesia pertama kali ditemukan di Malang, Jawa Timur pada tahun 1916. Kemudian ditemukan juga kasus serupa di Sumatera Utara pada tahun 1928. Ini merupakan penyakit yang kerap menyerang tanaman karet. Bahkan di Malaysia dan Sri Langka, penyakit ini tergolong sebagai penyakit penting. Penyakit embun tepung dapat mengakibatkan kerugian hingga 5-20 persen tergantung tempat dan musimnya. Penyakit embun tepung menyebabkan daun-daun muda pada tanaman karet berguguran. Daun yang baru terbentuk setelah tanaman karet meranggas pada musim gugur tahunan akan rontok. Peristiwa ini sering disebut gugur daun sekunder. Kondisi cuaca dapat memperparah kondisi ini hingga menyebabkan tanaman menggugurkan daun-daunnya beberapa kali. Hal ini tentu akan berdampak negatif terhadap kesehatan tanaman serta produktivitasnya. Tanaman karet yang terserang penyakit embun tepung terpaksa membentuk daun muda berulang-ulang kali menggunakan cadangan pa...