Langsung ke konten utama

Mengenal Penyakit Mouldy Rot Pada Tanaman Karet

Penyakit mouldy rot pada tanaman karet disebabkan oleh jamur Ceratocystis fimbriata. Jamur ini diketahui juga menyerang tanaman tahunan dan perenial seperti kopi, mangga, dan kentang. Jamur ini bisa menyebabkan kerusakan pada bidang sadap. Dampak dari serangannya yaitu daerah bidang sadap menjadi bergelombang sehingga menyulitkan proses penyadapan berikutnya. Ini untuk serangan ringan. Sedangkan pada serangan tingkat berat, dampaknya adalah terjadinya kerusakan total pada bidang sadap tersebut.
Perkebunan karet yang kondisinya lembab rentan terkena serangan jamur. Tanaman karet yang terserang penyakit mouldy rot akan mengeluarkan selaput tipis berwarna putih di bidang sadap berdekatan dengan alur sadap. Seiring dengan meningkatnya serangan jamur, selaput tipis ini akan berkembang menjadi seperti beludru. Warnanya pun berubah dari putih menjadi keabu-abuan. Jika selaput ini dikerok, tampak bintik berwarna cokelat atau hitam.
Faktanya adalah spora yang dihasilkan oleh jamur Ceratocystis fimbriata dapat bertahan hidup walau kondisi lingkungan mengering. Jika tidak segera ditangani dengan tepat, dampaknya akan semakin meluas sampai ke lapisan kambium dan kayu. Pada kondisi tersebut, bidang sadap menjadi tidak produktif lagi. Pengendalian yang benar sangat efektif dalam memulihkan kondisi bidang sadap sehingga dapat menghasilkan getah lagi.
mengenal-penyakit-tanaman-karet.jpg
Faktor-faktor yang menyebabkan penyakit mouldy rot di antaranya :
  1. Klon yang rentan terhadap serangan penyakit mouldy rot.
  2. Frekuensi penyadapan getah karet yang terlalu tinggi/sering.
  3. Penyadapan ke bagian batang yang terlalu dalam hingga lapisan kayu.
  4. Kondisi perkebunan karet yang memilik kelembaban tinggi.
  5. Jarak tanam yang terlalu rapat sehingga populasi tanaman terlalu tinggi.
  6. Proses penyadapan yang tidak dilaksanakan dengan benar.
  7. Area perkebunan jarang dibersihkan dan banyak ditumbuhi gulma.
  8. Penggunaan alat-alat yang tidak bersih dan steril.
PENGENDALIAN
Usaha-usaha yang dapat dilakukan untuk mengendalikan penyakit mouldy rot yang disebabkan oleh jamur Ceratocystis fimbriata antara lain :
  1. Menanam klon tanaman karet yang tahan terhadap penyakit mouldy rot seperti GT 1 dan AVROS 2037 terutama di daerah-daerah yang beriklim basah.
  2. Mengurangi tingkat kelembaban di area pertanaman dengan cara mengatur jarak tanam, melakukan pemangkasan, dan menyiangi gulma secara rutin.
  3. Memberikan pupuk secara tepat dan berimbang sehingga proses pemulihan kulit pada bidang sadap bisa berlangsung cepat dan normal.
  4. Menurunkan intensitas penyadapan dari S2/d2 menjadi S3/d3 atau S2/d4 serta menghentikan penyadapan saat serangan mouldy rot terlalu berat.
  5. Mengaplikasikan fungisida seperti Bavistin, Divolan, Derosal, Indafol, Tropsin, dan Benlate memakai kuas yang dioleskan ke bagian tanaman yang terserang.
  6. Menggunakan peralatan yang bersih dan steril untuk keperluan penyadapan. Pisau yang digunakan untuk menyadap sebaiknya dicelupkan ke fungisida dahulu.
Pencegahan agar tanaman karet tidak terserang penyakit mouldy rot bisa dilakukan dengan cara-cara berikut ini :
  • Menjaga kebersihan pisau sadap memakai larutan clorox 2%.
  • Tidak menyadap terlalu sering. Idealnya adalah 3 hari sekali.
  • Menjaga kebersihan area perkebunan dari gulma.
  • Melakukan pemupukan secara teratur dan tepat dosis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bagaimana Produk Lokal Bisa Dikenal di Taiwan

  Tidak semua produk lokal langsung bisa menembus pasar luar negeri. Diperlukan strategi, kesabaran, dan pemahaman terhadap budaya konsumen. Begitu pula ketika ingin mengenalkan produk Indonesia di Taiwan — sebuah pasar yang unik, kompetitif, tapi juga terbuka terhadap hal-hal baru. Langkah pertama adalah membangun citra positif produk. Konsumen Taiwan sangat memperhatikan kualitas dan kebersihan, jadi kemasan yang rapi, desain profesional, serta informasi produk yang jelas menjadi hal penting. Produk yang terlihat serius akan lebih mudah mendapat kepercayaan dibanding yang terkesan asal-asalan. Selanjutnya, pahami perilaku belanja masyarakat Taiwan. Mereka aktif di platform e-commerce dan media sosial seperti Shopee Taiwan, Facebook, dan Instagram. Pelaku usaha dari Indonesia bisa memanfaatkan ini untuk memperkenalkan produknya melalui promosi online atau kolaborasi dengan diaspora Indonesia di sana. Selain itu, keunikan budaya Indonesia justru bisa menjadi nilai tambah. Produk...

Mesin Espresso yang Menempuh Perjalanan ke Jepang Bukan Sekadar Barang Elektronik

  Sebuah mesin espresso mungkin hanya membutuhkan beberapa menit untuk menghasilkan secangkir kopi. Namun, perjalanan sebuah mesin espresso dari Indonesia menuju Jepang tentu membutuhkan waktu yang jauh lebih panjang. Di antara kedua proses tersebut terdapat perbedaan kondisi yang cukup besar: mesin yang biasanya berdiri diam di atas meja harus melewati proses pemindahan, getaran kendaraan, penyimpanan, hingga akhirnya ditempatkan kembali di tempat yang baru. Di sinilah persoalan sebenarnya muncul. Mesin espresso memiliki sistem pemanas, pompa, boiler, jalur air, katup, dan rangkaian listrik yang bekerja dalam satu kesatuan. Dari luar mungkin terlihat seperti kotak logam biasa, tetapi bagian dalamnya jauh lebih kompleks. Karena itu, kondisi mesin sebelum diberangkatkan menjadi penting, terutama jika unit tersebut sebelumnya sudah digunakan bertahun-tahun. Mesin bekas dari kedai kopi biasanya memiliki cerita tersendiri. Ada sisa kerak mineral di jalur air, residu kopi di area terten...

Peluang Besar Ekspor Kakao Indonesia ke Italia

  Italia terkenal dengan produk cokelat premium yang mendunia, seperti Ferrero Rocher, Venchi, dan Amedei. Cita rasa cokelat Italia yang khas dan berkualitas tinggi tidak terlepas dari bahan baku kakao yang mereka gunakan. Meskipun Italia adalah salah satu produsen cokelat terbaik di dunia, negara ini bukan penghasil utama kakao. Karena itu, peluang ekspor kakao Indonesia ke Italia terbuka sangat lebar. Indonesia termasuk dalam lima besar produsen kakao terbesar di dunia. Sentra produksi utamanya berada di Sulawesi, Sumatera, dan Papua, dengan varietas yang memiliki cita rasa kuat serta kadar lemak yang ideal untuk industri cokelat. Banyak perusahaan Italia yang mencari sumber kakao dengan karakteristik tropis seperti ini untuk menghasilkan cokelat premium dengan aroma dan tekstur yang unik. Permintaan kakao dari Indonesia ke Eropa, khususnya Italia, cenderung meningkat seiring berkembangnya tren cokelat artisan dan produk berbasis kakao organik. Konsumen Italia kini lebih pedul...