Langsung ke konten utama

Postingan

Cara Memulihkan Bidang Sadap Karet yang Mati

Bagaimana cara memulihkan bidang sadap karet yang mati? Pohon karet merupakan tanaman penghasil getah yang mempunyai nilai ekonomis tinggi. Getah karet biasa disebut sebagai lateks alami. Wujud lateks ini menyerupai susu yang akan membeku tatkala terkena udara. Di dalamnya terkandung gula, protein, minyak, resin, gom, alkaloid, pati, dan tanin. Agar didapatkan hasil lateks yang bagus, proses penyadapannya harus dilakukan sesuai kaidah-kaidah yang benar. Teknik menyadap karet harus memperhatikan faktor kesehatan tanaman karet supaya dapat berproduksi terus-menerus secara maksimal. Ibarat berinvestasi, budidaya tanaman karet menawarkan keuntungan dalam jangka waktu yang lama. Nilai penghasilannya bakal kita peroleh sedikit demi sedikit tetapi berkelanjutan dan cenderung naik. Semakin banyak jumlah lateks bermutu tinggi yang diproduksi oleh tanaman karet, semakin besar pula nilai keuntungan yang akan diperoleh. Untuk mewujudkannya, Anda harus memberikan perawatan terhadap tanaman kare...

Perawatan Tanaman Karet di Lahan Gambut

Bagaimana cara merawat tanaman karet di lahan gambut? Keberadaan lahan gambut akhir-akhir ini samakan banyak dimanfaatkan untuk dijadikan sebagai perkebunan karet. Tidak hanya pihak swasta atau negara, masyarakat pun mulai pandai dalam mengolah lahan gambut supaya ideal ditanami karet. Karet dipilih sebab tidak banyak membutuhkan tenaga kerja dan biaya pemeliharaan. Selain itu, risiko kegagalannya pun relatif kecil dibandingkan dengan tanaman semusim seperti cabai, tomat, dan lain-lain. Penanaman bibit karet di lahan gambut dilakukan pada lubang tanam yang telah dibuat sedemikian rupa. Lubang tanam tersebut memiliki ukuran 40 x 40 cm di bagian dasar, 60 x 60 cm di bagian atas, dan kedalaman 60 cm. Usahakan pada saat membuat lubang, tanah bagian atas (top soil) diletakkan di sebelah kiri. Sedangkan tanah bagian bawah (subsoil) diletakkan di sebelah kanan. Lubang tanam tidak boleh langsung diisi bibit karet, melainkan wajib dibiarkan terlebih dahulu selama 30 hari agar kondisinya norma...

Langkah-langkah Cara Mengolah Karet yang Benar

Bagaimana cara mengolah karet yang benar? Getah karet tidak lantas bisa digunakan sebagai bahan baku di dalam perindustrian. Getah tersebut harus diproses sedemikian rupa agar kondisinya siap untuk diolah lebih lanjut. Prosesnya sendiri terdiri dari rangkaian yang cukup panjang dan rumit sehingga perlu dikerjakan secara hati-hati untuk menjaga mutu dan kualitasnya. Sumber bahan baku industri karet berasal dari perkebunan karet baik perkebunan rakyat, perkebunan swasta, maupun perkebunan negara. Pada perkebunan yang wilayahnya luas dengan jumlah tanaman karet yang cukup banyak, lateks yang dihasilkan biasanya diolah di pabrik sendiri atau dikirim ke pabrik seinduk. Berbeda dengan perkebunan rakyat, di mana lateksnya dijual ke pabrik pengolahan karet. Metode penjualan umumnya dapat dilakukan secara langsung atau melalui pelelangan. Lateks yang telah disadap dari pohon karet akan dikumpulkan di wadah yang ukurannya besar. Kemudian dilakukan pembersihan untuk menyingkirkan kotoran-ko...

Pengendalian Penyakit Akar Putih Pada Tanaman Karet

Bagaimana teknik pengendalian penyakit akar putih pada tanaman karet dilaksanakan? Tanaman karet merupakan tanaman penghasil lateks yang banyak dibudidayakan oleh para petani di Indonesia. Budidaya tanaman ini terbilang cukup menguntungkan sebab harga lateks di pasaran relatif stabil. Akan tetapi membudidayakan tanaman karet penuh dengan risiko karena banyak penyakit yang mengintainya. Salah satu penyakit yang sangat berbahaya bagi tanaman karet ialah penyakit akar putih. Sesuai namanya, penyakit ini menyerang akar tumbuhan karet hingga mengakibatkan pembusukan. Karena akarnya busuk, tanaman pun tidak bisa mendapatkan nutrisi yang dibutuhkannya. Pada akhirnya, daun-daun tanaman karet tadi akan mengering dan berguguran. Akhirnya pohon karet akan mati. Terdapat beberapa gejala awal yang ditunjukkan oleh serangan penyakit akar putih pada tanaman karet. Misalnya seperti daun tanaman yang terinfeksi akan menjadi berwarna hijau pucat, kekuningan, atau layu karena kekurangan air. Kemudian ...

Penyakit-penyakit Daun Tanaman Karet

Paling tidak terdapat empat penyakit utama yang diketahui sering menyerang tanaman karet, antara lain : Penyakit 1. Phytophthora Penyakit ini disebabkan oleh cendawan Phytophthora botriosa atau Phytophthora palmivora. Kedua cendawan tersebut mempunyai spora di bagian pucuknya. Penularannya melalui spora yang ditium angin serta air hujan. Bahkan spora-spora tadi bisa bertahan hidup di bawah tanah dan daun yang telah gugur. Penyakit Phytophthora akan semakin menjadi-jadi pada musim penghujan. Walaupun Phytophthora merupakan penyakit daun tanaman karet, tetapi gejala awalnya jusru tampak dari buah karet yang menghitam hingga membusuk. Dari bagian yang telah terjangkit ini, selanjutnya penyakit Phytophthora akan menyebar/meluas ke bagian daun lain sampai tangkai tanaman. Alhasil tangkai tersebut akan jatuh berguguran meskipun kondisi daunnya masih hijau segar. Tanda lainnya yaitu terdapat bercak hitam di tangkai tersebut. Hindari menanam klon yang peka terhadap penyakit Phytophthora a...

3 Penyakit Tanaman Karet Pada Bidang Sadap

Ada pula penyakit yang menyerang bidang sadap tanaman karet. Penyakit ini pada umumnya disebabkan oleh cendawan dan mikroorganisme. Kesalahan pada perlakuan bidang sedap disinyalir menjadi pemicu kenapa penyakit-penyakit ini bisa muncul. Akibat yang ditimbulkan bermacam-macam mulai dari tingkat produktivitas karet dalam menghasilkan getah menurun hingga bidang sadap tersebut benar-benar mengering. Berikut ini beberapa di antaranya : PENYAKIT KANKER GARIS Penyakit kanker garis disebabkan oleh cendawan Phytophthora palmivora yang menginfeksi sehingga menimbulkan kerusakan pada bidang sadap lama berupa benjolan dan cekungan. Hal tersebut mengakibatkan proses penyadapan berikutnya menjadi lebih sulit dikerjakan. Perkebunan karet yang memiliki kelembaban tinggi serta bidang sedap yang letaknya dekat dengan tanah sangat berisiko terkena penyakit ini. Serangan penyakit kanker garis memiliki gejala awal yaitu muncul selaput tipis putih yang menutupi alur sadap. Apabila selaput tersebu...

3 Penyakit Batang Pohon Karet yang Berbahaya

Apakah penyakit-penyakit yang dapat menyerang batang pohon karet? Tanaman karet yang Anda pelihara tidak bisa terlepas dari penyakit yang sewaktu-waktu dapat menyerangnya. Serangan dari penyakit ini akan menimbulkan dampak yang berbeda-beda. Misalnya kesehatan tanaman menjadi terganggu, pertumbuhan tanaman terhambat, tingkat produktivitasnya menurun, hingga kematian. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mewaspadai gejala-gejala awal yang ditunjukkan serangan penyakit. Terdapat beraneka ragam penyakit yang diketahui menyerang tanaman karet . Bagian tanaman yang dikenai serangan tersebut pun bermacam-macam bukan hanya akarnya saja. Penyakit ini dapat menjangkiti batang, bidang sadap, daun, dan buah karet. Khusus penyakit yang menyerang batang tumbuhan karet bisa menimbulkan imbas yang sangat serius yakni pohon mati akibat membusuk. Penyakit lainnya yaitu penyakit jamur upas serta penyakit kanker bercak. Penyakit Busuk Pangkal Batang Penyakit busuk pangkal batang pada tanaman kare...