Tanaman karet banyak ditanam oleh para petani lokal di Indonesia. Tumbuhan ini biasanya ditanam untuk diambil bagian getahnya. Walaupun saat ini sudah ditemukan lateks buatan, tetapi lateks alami dari getah karet memiliki kualitas yang jauh lebih bagus. Itulah kenapa, permintaan pasar akan getah karet terus ada dan cenderung mengalami peningkatan. Getah karet merupakan bahan baku yang biasa digunakan oleh berbagai industri, terutama industri otomotif.
Namanya juga usaha yang bergantung pada alam, prosentase keuntungan yang akan kita dapatkan dipengaruhi langsung oleh kondisi alam dan kemampuan pohon karet untuk menghasilkan getah. Sebagai petani, kita masih bisa mengupayakan agar kemampuan pohon karet dalam memproduksi getah terus stabil serta mengalami peningkatan secara perlahan-lahan. Caranya dilakukan dengan melakukan perawatan/pemeliharaan terhadap tanaman karet yang sudah menghasilkan getah.

Perawatan pohon karet perlu dilaksanakan secara teratur, di mana perencanaan tugas kerjanya dilakukan setiap tahun. Di antaranya meliputi
- Pembersihan gulma dan tanaman pengganggu lainnya dari lahan perkebunan karet. Metode yang digunakan bisa secara manual, mekanik, maupun kimiawi. Untuk perkebunan yang luas areanya terbatas, Anda bisa mencabut atau memangkas gulma-gulma yang tumbuh di dalamnya. Sedangkan apabila ukuran lahan karet cukup luas, Anda sebaiknya menggunakan herbisida untuk mematikan rumput dan gulma lainnya. Pemangkasan secara manual hanya akan membuang-buang waktu dan tenaga.
- Penyadapan getah karet harus dilakukan dengan prosedur yang benar. Jangan mengerjakannya secara asal-asalan. Anda harus menjaga supaya kulit batang tanaman karet tidak mengalami kerusakan. Kulit batang karet yang rusak bisa berpengaruh terhadap menurunnya produktivitas tanaman dalam menghasilkan getah. Bahkan tanaman yang mengalami kerusakan cukup parah akan berhenti memproduksi getah.
- Pemupukan wajib dilaksanakan sebanyak dua kali setahun menggunakan pupuk NPK. Pupuk ini mengandung nitrogen untuk menutrisi daun, pospat untuk batang tanaman, dan kalium untuk mendukung pertumbuhan akar. Pemberian pupuk NPK secara tepat juga terbukti mampu meningkatkan hasil produksi getah karet hingga sebanyak 40 persen. Tanaman karet yang sudah menghasilkan bisa diberikan campuran 50 kg pupuk NPK dan 10 kg Supertan. Campuran ini lantas ditaburkan di sekeliling tanaman pada ujung akar serabut.
- Tanaman karet menghasilkan juga perlu diberikan suplemen tambahan. Gunanya untuk mendukung pertumbuhan tanaman tersebut agar lebih baik. Beberapa suplemen karet pun memiliki manfaat untuk menguatkan getah karet supaya makin lanca Salah satu contoh suplemen tanaman karet yang bisa Anda gunakan adalah Supertan. Anda bisa membeli suplemen ini secara online di www.tokotanaman.com.
- Jagalah lingkungan sekitar pohon karet agar tetap ideal bagi pertumbuhannya. Pastikan kondisinya tidak terlalu rimbun karena dapat menghalangi sinar matahari dan mengganggu kelancaran sirkulasi udara di bagian bawah pohon. Hal ini akan mengakibatkan kelembaban udara meningkat sehingga rawan menjadi sarang hama dan penyakit. Lakukan pemangkasan pemeliharaan secara berkala untuk menciptakan kondisi lingkungan perkebunan yang ideal. Bila perlu, pangkas pula bagian dahan tanaman yang kerap memberatkan beban batang tanaman karet.
Komentar
Posting Komentar