Apakah tanaman yang cocok untuk tumpangsari perkebunan karet? Indonesia termasuk salah satu produsen terbesar penghasil getah karet (lateks) alami. Jadi tidaklah berlebihan kalau memiliki perkebunan karet di negeri ini bisa menjadi investasi yang sangat bagus karena menjanjikan keuntungan yang besar sekali. Namun untuk dapat merasakan kucuran uang hasil dari perkebunan karet membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Pohon karet harus berusia cukup dewasa untuk dapat disadap diambil getahnya.
Agar Anda tetap dapat memperoleh hasil jerih payah dari perkebunan selama waktu tunggu tanaman karet sampai menghasilkan getah, cobalah terapkan metode pertanian dengan sistem tumpangsari. Intinya adalah lahan yang Anda jadikan sebagai perkebunan karet tadi tidak hanya ditanami tumbuhan karet, namun tanaman-tanaman lain yang tidak mengganggu pertumbuhan tanaman karet. Sehingga selama pohon karet belum menghasilkan, Anda masih bisa memanen hasil budidaya tanaman tumpangsari tersebut.
Benar sekali, syarat utama pemilihan tanaman tumpangsari adalah tanaman tersebut sama sekali tidak mengganggu pertumbuhan tanaman karet. Sebab pada dasarnya kita akan menjadi perkebunan ini sebagai kebun karet. Tanaman karet tetap harus mendapatkan perhatian yang paling utama. Sedangkan tanaman-tanaman lain sebatas sebagai selingan untuk memanfaatkan area lahan yang kosong di antara tanaman karet. Sebaiknya pilihlah jenis tanaman tumpangsari ini sesuai dengan usia tanaman karet saat itu.

- Tanaman Tumpangsari di Perkebunan Karet yang Berusia Kurang dari 3 Tahun
Bibit karet yang baru ditanam memiliki ketinggian yang tak seberapa sampai dengan usianya mencapai 3 tahun. Sehingga tanaman-tanaman sampingan yang cocok dibudidayakan di antara tanaman karet kecil ini ialah tumbuhan rempah-rempah. Misalnya yaitu jahe, kunyit, pala, dan lain-lain. Kebanyakan tanaman rempah-rempah ukuran pohonnya tidak terlalu tinggi serta dapat dipanen dalam waktu yang singkat. Beberapa tanaman rempah-rempah juga dikenal memiliki kemampuan untuk menyuburkan tanah.
- Tanaman Tumpangsari di Perkebunan Karet yang Berusia 3-10 Tahun
Setelah usianya lebih dari 3 tahun, ukuran pohon karet sudah cukup tinggi. Anda perlu menanam tumbuh-tumbuhan yang memiliki ketinggian serupa agar keduanya, baik tanaman karet maupun tanaman selingan, tetap bisa tumbuh secara optimal. Saran kami adalah Anda bisa menanam kopi atau kakao. Kedua tanaman ini bisa tumbuh dengan baik di tempat yang cukup mendapatkan cahaya matahari. Dengan kondisi pohon karet yang belum begitu rimbun, kopi dan kakao tetap bisa tumbuh dan berproduksi dengan baik.
- Tanaman Tumpangsari di Perkebunan Karet yang Berusia Lebih dari 10 Tahun
Postur pohon karet yang berumur lebih dari 10 tahun terbilang tinggi. Diperlukan jenis-jenis tanaman yang mampu tumbuh maksimal di lahan yang minim cahaya. Anda bisa menanam tumbuh-tumbuhan yang dikenal sebagai penghasil kayu berkualitas tinggi. Tanaman seperti ini biasanya lebih gampang dirawat dan tidak memerlukan syarat tempat yang khusus. Anda bisa menanamnya berdampingan dengan pohon karet Selain bisa ditebang untuk diambil kayunya ketika tanaman karet sudah menghasilkan getah, tanaman ini pun dapat dipelihara terus untuk digunakan sebagai pijakan saat akan menyadap getah karet.
Komentar
Posting Komentar