Langsung ke konten utama

Pengendalian Penyakit Jamur Akar Putih pada Karet

Bagaimana cara pengendalian penyakit jamur akar putih? Salah satu penyakit yang penting pada tanaman karet adalah penyakit jamur akar putih (JAP). Penyakit ini disebabkan oleh jamur Rigidoporus lignosus atau Rigidoporus microporus. Ciri-ciri penyakit jamur akar putih di antaranya terdapat benang-benang halus menyerupai sarang laba-laba di sepanjang akar tanaman karet yang terserang. Jika sistem perakarannya dibuka, maka benang-benang ini terlihat lebih jelas dan menempel sangat kuat pada akar.

Tanaman karet yang terserang penyakit jamur akar putih akan menunjukkan gejala awal seperti berikut. Daun-daun pada tanaman tersebut akan berubah warna menjadi hijau kusam serta ukurannya lebih tebal daripada daun yang normal. Lama-kelamaan daun-daun ini akan menjadi cokelat dan mengering. Selanjutnya penyakit akan menyebar ke tanaman lain melalui kontak antara akar tanaman. Rizomorf JAP ini akan sedikit demi sedikit akan menjalar ke tanaman yang sehat, lalu menuju ke bagian leher akar hingga akhirnya menginfeksi akar lateral lainnya.

pengendalian-jamur-akar-putih.jpg

Setidaknya terdapat dua metode dasar yang bisa dilaksanakan untuk mengendalikan penyakit jamur akar putih, di antaranya :

Pembersihan Sumber Infeksi Penyakit

Usahakan Anda memilih bibit karet yang berkualitas unggul untuk ditanamkan. Pastikan bibit tersebut bebas dari penyakit jamur akar putih. Lakukan proses penyeleksian sebaik-baiknya guna menghindari bibit yang telah terinfeksi. Bibit yang sakit tidak boleh ditanam dan harus dimusnahkan agar tidak menjadi sumber infeksi di kebun.

Selanjutnya pencegahan infeksi jamur akar putih bisa dilakukan dengan memberikan belerang cirrus sebanyak 250 kg per hektar lahan pembibitan. Belerang cirrus ini juga dapat diaplikasikan dengan menaburkannya di antara barisan tanaman ketika bibit karet masih berusia 2 bulan.

Pencegahan Penyakit Semakin Meluas

Pengendalian penyakit jamur akar putih dapat dilaksanakan menggunakan metode kimiawi maupun biologis. Meskipun pengendalian dengan metode kimiawi menunjukkan hasil yang lebih baik, tetapi Anda tetap harus mengombinasikannya dengan metode biologis. Pengobatan secara kimiawi misalnya bisa dilakukan dengan mengaplikasikan fungisida yaitu Bayleton dengan dosis sebanyak 55 cc/L air per tanaman.

Sebelumnya dibuat parit isolasi supaya campuran Bayleton ini bisa diserap oleh tanaman karet secara maksimal. Sedangkan untuk aplikasi menurut usia tanaman antara lain tanaman berumur kurang dari setahun sebanyak 250 ml/pohon, tanaman berumur 2-3 tahun sebanyak 500 ml/pohon, dan tanaman berumur lebih dari 3 tahun sebanyak 1000 ml/pohon.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bagaimana Produk Lokal Bisa Dikenal di Taiwan

  Tidak semua produk lokal langsung bisa menembus pasar luar negeri. Diperlukan strategi, kesabaran, dan pemahaman terhadap budaya konsumen. Begitu pula ketika ingin mengenalkan produk Indonesia di Taiwan — sebuah pasar yang unik, kompetitif, tapi juga terbuka terhadap hal-hal baru. Langkah pertama adalah membangun citra positif produk. Konsumen Taiwan sangat memperhatikan kualitas dan kebersihan, jadi kemasan yang rapi, desain profesional, serta informasi produk yang jelas menjadi hal penting. Produk yang terlihat serius akan lebih mudah mendapat kepercayaan dibanding yang terkesan asal-asalan. Selanjutnya, pahami perilaku belanja masyarakat Taiwan. Mereka aktif di platform e-commerce dan media sosial seperti Shopee Taiwan, Facebook, dan Instagram. Pelaku usaha dari Indonesia bisa memanfaatkan ini untuk memperkenalkan produknya melalui promosi online atau kolaborasi dengan diaspora Indonesia di sana. Selain itu, keunikan budaya Indonesia justru bisa menjadi nilai tambah. Produk...

Mesin Espresso yang Menempuh Perjalanan ke Jepang Bukan Sekadar Barang Elektronik

  Sebuah mesin espresso mungkin hanya membutuhkan beberapa menit untuk menghasilkan secangkir kopi. Namun, perjalanan sebuah mesin espresso dari Indonesia menuju Jepang tentu membutuhkan waktu yang jauh lebih panjang. Di antara kedua proses tersebut terdapat perbedaan kondisi yang cukup besar: mesin yang biasanya berdiri diam di atas meja harus melewati proses pemindahan, getaran kendaraan, penyimpanan, hingga akhirnya ditempatkan kembali di tempat yang baru. Di sinilah persoalan sebenarnya muncul. Mesin espresso memiliki sistem pemanas, pompa, boiler, jalur air, katup, dan rangkaian listrik yang bekerja dalam satu kesatuan. Dari luar mungkin terlihat seperti kotak logam biasa, tetapi bagian dalamnya jauh lebih kompleks. Karena itu, kondisi mesin sebelum diberangkatkan menjadi penting, terutama jika unit tersebut sebelumnya sudah digunakan bertahun-tahun. Mesin bekas dari kedai kopi biasanya memiliki cerita tersendiri. Ada sisa kerak mineral di jalur air, residu kopi di area terten...

Peluang Besar Ekspor Kakao Indonesia ke Italia

  Italia terkenal dengan produk cokelat premium yang mendunia, seperti Ferrero Rocher, Venchi, dan Amedei. Cita rasa cokelat Italia yang khas dan berkualitas tinggi tidak terlepas dari bahan baku kakao yang mereka gunakan. Meskipun Italia adalah salah satu produsen cokelat terbaik di dunia, negara ini bukan penghasil utama kakao. Karena itu, peluang ekspor kakao Indonesia ke Italia terbuka sangat lebar. Indonesia termasuk dalam lima besar produsen kakao terbesar di dunia. Sentra produksi utamanya berada di Sulawesi, Sumatera, dan Papua, dengan varietas yang memiliki cita rasa kuat serta kadar lemak yang ideal untuk industri cokelat. Banyak perusahaan Italia yang mencari sumber kakao dengan karakteristik tropis seperti ini untuk menghasilkan cokelat premium dengan aroma dan tekstur yang unik. Permintaan kakao dari Indonesia ke Eropa, khususnya Italia, cenderung meningkat seiring berkembangnya tren cokelat artisan dan produk berbasis kakao organik. Konsumen Italia kini lebih pedul...