Langsung ke konten utama

Ciri-ciri Jamur Akar Putih Pada Tanaman Karet

Jamur akar putih termasuk salah satu penyebab penyakit yang penting pada tanaman karet. Ciri-ciri khas dari jamur ini yaitu mempunyai jaringan mycelium berupa benang-benang yang warnanya putih. Miselia jamur inilah yang melakukan penetrasi serangan ke dalam jaringan akar hingga menyebabkan dampak yang buruk. Jika tidak segera ditanggulangi secara tepat, tanaman karet yang sudah terserang tersebut akan mati.

Serangan patogen jamur akar putih dapat mengakibatkan bagian akar tumbuhan karet membusuk. Umumnya di bagian akar yang terserang akan ditumbuhi rizomorpha jamur. Gejala ini bisa terlihat apabila Anda membuka daerah perakarannya. Sedangkan untuk gejala yang tampak pada daun tanaman karet yaitu ada banyak daun yang tadinya berwarna hijau berubah warnanya menjadi kusam, kondisinya layu, lalu akhirnya kering dan berguguran.

Penyakit jamur akar putih sendiri disebabkan oleh Rigidoporus lignosus dan Rigidoporus microporus. Jamur ini biasanya menyerang akar tunggang. Pada permukaan akar yang terserang terdapat benang-benang miselium jamur (rizomorf) yang berwarna putih dan menjalar di sepanjang akar. Benang tersebut meluas dan bercabang-cabang seperti jala. Jika bagian leher akar yang terserang dibuka, tampak rizomorf jamur berwarna putih.

Rigidoporus lignosus dan Rigidoporus microporus ini akan membentuk badan yang bentuknya menyerupai topi. Spora-spora jamurnya akan disebarkan oleh angin. Ketika spora tadi jatuh ke akar tanaman karet yang lain, spora tersebut akan tumbuh menjadi jamur dan lambat laun berubah menjadi koloni. Serangan jamur akar putih pada pohon karet menyebabkan akarnya membusuk. Serangan dalam skala besar bahkan mampu mengakibatkan tanaman mati.

penyakit-jamur-akar-putih.jpg

Klasifikasi

  • Kingdom : Fungi
  • Divisio : Mycetaceae
  • Sub Divisio : Amestigomycots
  • Kelas : Basidiomycetes
  • Ordo : Homobasidiomycetes
  • Famili : Polyperales
  • Genus : Rigidoporus
  • Spesies : Rigidoporus lignosus atau Rigidoporus microporus

Penyakit JAP (Jamur Akar Putih) pada tanaman karet akan membentuk tubuhnya seperti kipas yang tebal dengan warna cokelat kekuning-kuningan dan pucat di permukaan bagian atasnya. Sedangkan untuk permukaan bagian bawahnya memiliki warna cokelat kemerah-merahan. Struktur serat jamur ini mempunyai ketebalan antara 2,8-4,5 µm. Bagian tepinya agak tipis dan berwarna kuning keputih-putihan.

Jamur akar putih agak berkayu serta memiliki zona pertumbuhan yang sesuai dengan sekat yang tebal. Rigidoporus lignosus dan Rigidoporus microporus adalah jamur yang bersifat parasit fluktuatif. Artinya jamur ini bisa hidup sebagai saprofit, tetapi kemudian dalam kondisi tertentu jamur akan berubah menjadi parasit. Jamur ini tidak dapat bertahan hidup apabila tidak ada sumber makanan di sekitarnya. Jika belum mendapatkan inang, jamur ini biasanya akan bertahan di sisa-sisa tanggul tanaman.

Ada sejumlah faktor yang mempengaruhi perkembangan penyakit jamur akar putih. Di antaranya yaitu kondisi tanah yang gembur dan bersifat netral pH sekitar 6-7 dengan suhu lebih dari 20 derajat celsius. Jamur ini akan cepat berkembang biak khususnya di musim hujan ketika kondisi lahan cukup lembab. Pada lahan dengan tingkat kelembaban lebih dari 90 persen, kandungan bahan organik tinggi, dan aerasi yang baik jamur ini akan tumbuh subur. Dalam kurun waktu 2 minggu, patogen jamur ini akan menjalar sejauh 30 cm.

Beberapa gejala yang ditunjukkan oleh tanaman yang terserang penyakit jamur putih antara lain :

  1. Tanaman karet akan mati secara tiba-tiba dengan gejala seperti disiram air panas.
  2. Daun berubah warna menjadi hijau gelap, kusam, keriput, dan permukaannya menelungkup.
  3. Tanaman karet muda menghasilkan buah lebih awal sebelum waktunya.
  4. Akar tanaman karet membusuk, kondisinya lunak, dan berwarna cokelat.
  5. Tampak benang-benang berwarna putih kekuningan menyerupai akar rambut yang menempel kuat i akar jika sistem perakarannya dibuka.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bagaimana Produk Lokal Bisa Dikenal di Taiwan

  Tidak semua produk lokal langsung bisa menembus pasar luar negeri. Diperlukan strategi, kesabaran, dan pemahaman terhadap budaya konsumen. Begitu pula ketika ingin mengenalkan produk Indonesia di Taiwan — sebuah pasar yang unik, kompetitif, tapi juga terbuka terhadap hal-hal baru. Langkah pertama adalah membangun citra positif produk. Konsumen Taiwan sangat memperhatikan kualitas dan kebersihan, jadi kemasan yang rapi, desain profesional, serta informasi produk yang jelas menjadi hal penting. Produk yang terlihat serius akan lebih mudah mendapat kepercayaan dibanding yang terkesan asal-asalan. Selanjutnya, pahami perilaku belanja masyarakat Taiwan. Mereka aktif di platform e-commerce dan media sosial seperti Shopee Taiwan, Facebook, dan Instagram. Pelaku usaha dari Indonesia bisa memanfaatkan ini untuk memperkenalkan produknya melalui promosi online atau kolaborasi dengan diaspora Indonesia di sana. Selain itu, keunikan budaya Indonesia justru bisa menjadi nilai tambah. Produk...

Strategi Bisnis Ekspor: Menembus Pasar Jepang dengan Produk Lokal

  Pasar Jepang selalu menjadi incaran bagi banyak pelaku usaha di Indonesia. Negara dengan perekonomian maju ini memiliki permintaan yang stabil, daya beli tinggi, serta hubungan dagang yang erat dengan Indonesia. Bagi pengusaha yang ingin memperluas pasar, Jepang adalah tujuan strategis yang tidak bisa diabaikan. Potensi Produk Lokal Indonesia di Pasar Jepang Produk lokal Indonesia memiliki daya tarik tersendiri di mata konsumen Jepang. Beberapa kategori produk yang berpotensi antara lain: Hasil Pertanian dan Perkebunan – Kopi, teh, kakao, rempah, dan buah tropis. Produk Perikanan – Udang, tuna, dan rumput laut. Kerajinan Tangan dan Furnitur – Produk berbahan kayu, rotan, maupun bambu. Produk Fashion dan Tekstil – Batik, tenun, dan pakaian jadi. Keunikan produk lokal ini menjadi nilai tambah yang dapat menarik konsumen Jepang, terutama jika dikemas dengan cara yang modern dan memenuhi standar kualitas internasional. Strategi Bisnis untuk Menembus Pasar Jepang...

Peluang Besar Ekspor Kakao Indonesia ke Italia

  Italia terkenal dengan produk cokelat premium yang mendunia, seperti Ferrero Rocher, Venchi, dan Amedei. Cita rasa cokelat Italia yang khas dan berkualitas tinggi tidak terlepas dari bahan baku kakao yang mereka gunakan. Meskipun Italia adalah salah satu produsen cokelat terbaik di dunia, negara ini bukan penghasil utama kakao. Karena itu, peluang ekspor kakao Indonesia ke Italia terbuka sangat lebar. Indonesia termasuk dalam lima besar produsen kakao terbesar di dunia. Sentra produksi utamanya berada di Sulawesi, Sumatera, dan Papua, dengan varietas yang memiliki cita rasa kuat serta kadar lemak yang ideal untuk industri cokelat. Banyak perusahaan Italia yang mencari sumber kakao dengan karakteristik tropis seperti ini untuk menghasilkan cokelat premium dengan aroma dan tekstur yang unik. Permintaan kakao dari Indonesia ke Eropa, khususnya Italia, cenderung meningkat seiring berkembangnya tren cokelat artisan dan produk berbasis kakao organik. Konsumen Italia kini lebih pedul...