Pohon karet adalah tanaman yang mampu tumbuh tinggi serta memiliki batang dengan lingkar tengah yang cukup besar. Jika sudah dewasa, tinggi pohon ini dapat mencapai hingga sekitar 15-15 meter. Kebanyakan batang tumbuh karet berbentuk lurus. Di dalam batang ini terkandung getah lateks yang mempunyai nilai ekonomis tinggi. Cabang-cabangnya berada di ketinggian. Tidak sedikit pohon karet yang tumbuh condong agak miring mengikuti arah datangnya sinar matahari.
Akar
Sistem perakaran karet terdiri atas akar tunggang, akar lateral, dan akar serabut. Tanaman yang sudah berumur 3 tahun biasanya memiliki akar tunggang yang sudah tumbuh sampai kedalaman 1-2 meter. Akar tunggang ini akan terus tumbuh ke dalam tanah mencapai kedalaman 2-3 meter di usia 7 tahun. Sedangkan perkembangan akar lateral hingga kedalaman 40-80 cm serta akar serabut sampai 45-50 cm. Perlu diketahui, fungsi akar lateral pada tanaman karet adalah menyerap air dan unsur hara dari dalam tanah.

Daun
Tanaman karet mempunyai daun yang berwarna hijau tua pada bagian atas dan hijau cerah pada bagian bawahnya. Pada musim kemarau, daun ini akan berubah warna menjadi kuning hingga kemerahan lalu berguguran. Daun ini tumbuh secara berselang-seling. Daun tanaman karet terdiri atas tangkai daun utama yang panjangnya 3-20 cm dan tangkai anak daun sekitar 3-10 cm. Dalam setiap helai daun tersebut umumnya terdapat 3 anak daun sekaligus. Anak daun ini berbentuk bundar memanjang, ujungnya runcing, dan tepinya rata.
Bunga
Bunga pada tumbuhan karet muncul di ujung ranting yang berdaun. Bunga tersebut membentuk karangan bunga yang bercabang-cabang. Di dalam malai bunga ini terdapat bunga jantan dan bunga betina. Bunga jantan biasanya tumbuh menyebar di seluruh bagian karangan bunga. Sementara bunga betina hanya tumbuh di bagian ujung cabang. Bunga jantan memiliki 10 benang sari yang tergabung dalam suatu tiang dengan kepala sari yang terbagi menjadi 2 karangan dan tersusun lebih tinggi. Berbeda dengan bunga betina yang berambut, ukurannya lebih besar, mengandung bakal buah yang beruang tiga, serta 3 kepala putik.
Bunga karet berbentuk menyerupai lonceng yang warnanya kuning. Bunga ini mempunyai aroma yang cukup harum, warnanya menarik, serta tepung sari dan putiknya terasa agak lengket. Di setiap pohon, jumlah bunga jantan biasanya lebih banyak daripada bunga betina. Jika sudah matang, bunga jantan akan mengeluarkan tepung sari yang berwarna kuning. Kemudian diikuti dengan bunga betina yang terbuka sehingga bagian putiknya akan kelihatan dengan jelas.
Buah
Buah karet mempunyai beberapa ruang yang terbagi secara jelas, di mana setiap ruangan berbentuk setengah bola. Masing-masing buah karet biasanya mempunyai ruang sebanyak 3-6 sekaligus. Secara keseluruhan, ukuran buah ini cukup besar dengan diameter antara 3-5 cm. Buah yang telah masak akan pecah dengan sendirinya hingga menyebabkan biji di dalamnya terlontar cukup jauh. Biji ini selanjutnya akan tumbuh menjadi bibit tanaman karet apabila kondisi lingkungan sekitar mendukung pertumbuhannya.
Komentar
Posting Komentar